Mengenali Kode Yang Tertera Pada Ban Kendaraan

Mengenali Kode Yang Tertera Pada Ban Kendaraan

Merupakan suatu bagian yang penting dari sebuah kendaraan, ban memiliki fungsi dalam menjaga stabilitas mobil dengan mengurangi terjadinya getaran akibat keadaan jalan yang tak stabil. Ban juga berfungsi dalam menghindari terjadinya kerusakan, meningkatkan percepatan serta memudahkan gerak kendaraan.

Berikut ini adalah kode yang perlu Anda ketahui yang tertera pada ban seperti dilansir dari keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Humas Polres Bantul, D.I Yogyakarta :

Load index merupakan sebuah kode yang menunjukan kemampuan yang dimiliki ban untuk menahan beban. Kode load index dapat dilihat secara berurutan dengan kode ukuran ban. Misalnya saja ban yang mempunyai ukuran 80/90-14 40P. Angka “40” ialah kode load index. 40 maksudnya, ban tersebut tadi mampu menahan beban sampai dengan 140 kilogram.

Jangan sampai ban dipakai melebihi kemampuannya dalam menahan beban. Ban yang dipaksa dalam menahan beban terlalu berat akan cepat aus serta risiko paling buruknya, sewaktu-waktu ban dapat mengalami pecah.

Apabila dilanggar, contohnya jika melebihi 150km/jam, hal tersebut akan sangat berbahaya dikarenakan kemampuan dan daya tahan ban sudah dilewati hingga kemungkinan ban dapat pecah mendadak dalam kecepatan tinggi

Tire Type

Sesuai dengan tipenya, ban dibagi dua. Tipe tube atau dengan ban dalam dan tipe tubeless yang dapat dipasang tanpa ban dalam. Hal yang membedakan, ban tubeless mempunyai lapisan atau inner liner dibagian dalam ban serta menyatu dengan ban luar. Lapisan ini lah yang akan mencegah angin keluar pada ban tubeless, makanya hal ini tidak perlu lagi pakai ban dalam.

Tread Wear Indicator

Kode ini lebih dikenal dengan nama singkatannya, TWI ini mempunyai fungsi sebagai indikator dalam mengenali keausan ban. Bentuk segitiga kecil di dinding ban yang apabila ditarik garis lurus dari sisi telapak ban ke sisi yang lain akan terlihat garis di permukaan ban di bawah kembangan ban. Apabila garis ini juga telapak sejajar maka alur pada ban cuma tersisa 1,6 mm yang artinya ban sudah harus ganti.

Rotation Direction Indicator

Apabila yang ini menunjukan arah rotasi pada ban. Bentuknya seperti tanda panah yang menandakan arah rotasi ban. Jangan sampai terbalik. Apabila terbalik, maka fungsi ban membuang air takkan maksimal. Cengkeraman yang dimiliki ban ke aspal pun menurun drastis.

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *