Arsip Kategori: Sepakbola

Leicester Kalah, Rodgers: Liverpool Memang Tak Terkalahkan

Pelatih Legendaris Leicester City, Brendan Rogder, yang akhirnya merasakan betapa hebatnya tim Liverpool pada saat mereka bertemu didalam King Power Stadium pada Jumat dini hari WIB. Pada arena pekan ke yang 19 Liga Inggris 2019-2020 itu, tim Leicester dibuat tak berdaya sampai dihancurkan 0-4 oleh Liverpool.

Rodgers mengaku bahwa Liverpool memang terlalu kuat di musim ini. Saking hebatnya, Rodgers merasakan tim asuhan Jurgen Klopp itu semakin sangat sulit untuk dapat dikalahkan. Terbukti dari hasil pertemuan pada dini hari yang baru saja dilakukan, Leicester yang bisa disebutkan berpenampilan sangat baik di musim kali ini justru benar-benar dikalahkan oleh para pemainThe Reds –julukan Liverpool.

Rasa kepercayaan diri yang tinggi dirasakan oleh Rodgers yang dijadikan alasan timLiverpool tak terkalahkan. Jadi, pelatih Rodgers mempercayai apabila hal tersebut tadi terus dan bisa dipertahankan dengan sangat baik oleh timnya, maka dalam akhir musim laga nanti tim Liverpool dapat menjadi tim yang mampu keluar sebagai pemenang dalam Liga Inggris 2019-2020.

“Mereka benar-benar cukup sulit untuk dihentikan. Hal tersebut memang sudah tak diragukan lagi. Tim yang memang luar biasa memiliki rasa kepercayaan diri yang cukup tinggi. Meski mereka nampak sudah menjadi pemenang sekarang ini, di mana sudah tidak mendapatkan banyak kekalahan dari 18 bulan terakhir,” kata Rodgers, yang dikutip dari Sportskeeda,

“Mereka telah mempunyai beberapa pemain yang cukup serta pengalaman, dan kualitas untuk dapat terus fokus juga merampungkan apa yang menjadi tugas mereka. Memang masih beberapa arena yang harus dimainkan, tetapi dalam dua arena terakhir kami malah dipertemukan dengan dua tim (Liverpool dan Manchester City) terbaik saat ini,” tambahnya.

Sekarang, dengan pencapaian kemenangan atas tim Leicester yang berada di posisi kedua, Liverpool semakin kukuh di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2019-2020 dengan raihan 52 poin. Tim Liverpool mengungguli 13 angka dari tim Leicester dan melalui perolehan itu dapat kembali bertambah sebab tim yang dinaungi oleh Klopp itu masih menyimpan satu laga yang belum dimainkan. Dan ini yang harus dipersiapkan oleh tim Leicester dalam menghadapi arena laga yang akan diselenggarakan selanjutnya.

Gagal Memboyong Piala Super Italia 2019, Bonucci Akui Kemenangan Lazio

Juventus harus menerima kenyataan dengan gagal menjadi juara diPiala Super Italia 2019. Bek Juventus yaitu Leonardo Bonucci mengaku sangat kecewa karena Bianconeri tidak mampu memenangi laga kontra Lazio.

Pada laga yang berlangsung di King Saud University Stadium, Arab Saudi, Senin 23 Desember 2019 pada dini hari WIB, Juventus tunduk 1-3 dari Lazio. Kekalahan itu bisa dipastikan Juventus gagal membawa pulang Piala Super Italia pada musim ini. Juventus yang menurunkan pemain terbaiknya di laga tersebut tak mampu menahan serangan dari Lazio yang tampil lebih baik. Bonucci pun mengaku bila tim Lazio tampil penuh dengan percaya diri dan sering memojokkan Juventus untuk dapat mengembangkan permainan di laga tersebut.

“Lazio harusnya lebih mendapat apresiasi karena mereka bisa bermain bagus. Kami tahu mereka berada dalam keadaan fisik dan psikologis yang maksimal. Di awal arena, kami dihukum sebab kami bermain lamban, tetapi kami masih dapat mengatasi keadaan ini,” kata Bonucci, mengutip dari laman resmi Juventus,
“Di babak kedua, kami lebih baik dalam situasi second ball, tapi kami tak pernah membahayakan mereka. Mereka mampu membuat kami dalam pada kondisi sulit, mereka bermain sangat hebat dan mengandalkan permainan bola-bola atas,” tambahnya.

“Sayangnya kami kalah, kami menginginkan membawa pulang trofi ini, tetapi membuktikan bahwa Lazio menjadi tim yang luar biasa,” tukas pemain berusia 32 tahun tersebut. Penggawa Juventus, Miralem Pjanic, tak bisa menutupi rasa kecewanya karena gagal membawa timnya memperoleh gelar sebagai juara di arena Piala Super Italia 2019. Meski begitu, pelajaran berharga bagi Pjanic dari kekalahan tersebut.

Juventus dipastikan gagal memboyong Piala Super Italia 2019 karena tunduk dari Lazio dengan skor 1-3. Gol satu satunya Juventus dalam arena yang digelar di King Saud University Stadium, Riyadh, pada Minggu 22 Desember 2019 malam WIB ini sendiri dibuat oleh Paulo Dybala dimenit ke-45. Pjanic menyadari ada kesalahan yang diperbuat oleh pemain Juventus akhirnya harus menelan pil pahit tersebut. Sebab itu, ia memastikan bahwa timnya akan melakukan banyak perbaikan supaya hasil minor ini tak kembali terulang.

Kekalahan ini tak cuma membuat Juventus gagal memperoleh gelar menjadi juara dalam Piala Super Italia 2019, namun a memperpanjang tren yang buruk tim terhadap Lazio. Hasil minor ini menjadi yang kedua diterima Juventus dari Lazio di dua pekan terakhir. Kekalahan pertama ditelan di pentas Liga Italia 2019-2020 yang berlangsung pada awal Desember 2019. Dalam lawatannya ke markas Lazio, Juventus takluk dengan skor yang sama, yakni 1-3.

“Ada kekecewaan sebab kami benar-benar menginginkan memenangkan trofi ini. Di babak pertama, laga berlangsung dengan tempo lambat. Mungkin, kami sedikit tegang setelah istirahat karena ada lebih banyak ruang dan Lazio memanfaatkan sebagian besar dari mereka untuk mencetak gol,” ujar Pjanic, Senin (23/12/2019).

“Kami memiliki peluang untuk unggul 2-1, tetapi secara umum itu bukan kinerja yang hebat dari tim kami. Kami tahu ada beberapa hal yang harus ditingkatkan. Kami musti lebih solid di belakang jika ingin menang, agar mengendalikan lapangan dengan lebih baik,” tukasnya.